BANDUNG BARAT — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (Pemkab KBB) akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 102 miliar pada tahun 2026 untuk perbaikan dan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan. Fokus utama dari alokasi anggaran ini adalah memperbaiki 42 kilometer jalan yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten guna mempercepat konektivitas dan pelayanan publik.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) KBB, Aan Sopian, mengungkapkan bahwa dari total pagu anggaran sebesar Rp 161 miliar untuk DPUTR, sebagian besar akan dialokasikan untuk perbaikan jalan. “Total keseluruhan anggaran DPUTR tahun 2026 adalah Rp 161 miliar, dan fokus terbesar diarahkan untuk infrastruktur jalan,” kata Aan dalam konferensi pers di Garut, Rabu (21/1/2026).
Pada 2026, Pemkab Bandung Barat akan memperbaiki jalan sepanjang 42 kilometer, yang meningkat signifikan dibandingkan dengan 2025 yang hanya mencakup 23 kilometer. Dari total tersebut, sekitar 37,9 kilometer jalan akan diperbaiki melalui mekanisme lelang e-katalog, sementara 7,2 kilometer lainnya menggunakan penunjukan langsung.
Aan menjelaskan bahwa peningkatan panjang jalan yang diperbaiki ini sejalan dengan penambahan anggaran yang cukup besar dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk sektor infrastruktur jalan, tahun 2025, Pemkab Bandung Barat mengalokasikan anggaran sekitar Rp60 miliar dengan 19 paket pekerjaan.
Pentingnya sektor infrastruktur bagi Pemkab Bandung Barat terlihat jelas dari komitmen Bupati Jeje Ritchie Ismail yang terus meningkatkan anggaran infrastruktur. “Penambahan anggaran ini hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya, yang menunjukkan perhatian serius Bupati terhadap sektor infrastruktur,” ujar Aan.
Namun, Aan juga menyoroti adanya tantangan dalam penerapan kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang menginstruksikan alokasi 7,5 persen APBD untuk infrastruktur. Menurut Aan, kondisi keuangan daerah saat ini membuat kebijakan tersebut sulit diterapkan sepenuhnya, karena anggaran juga harus dibagi untuk sektor lainnya.
Meskipun demikian, Pemkab Bandung Barat tetap berupaya maksimal dengan menambah anggaran untuk perbaikan infrastruktur. Aan juga mencatat bahwa kebutuhan ideal anggaran infrastruktur jalan di Bandung Barat mencapai Rp300 miliar per tahun, yang jika tercapai, akan memungkinkan seluruh jalan kabupaten selesai dalam satu periode kepemimpinan bupati.
Dengan alokasi anggaran yang semakin besar setiap tahunnya, Pemkab Bandung Barat menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sebagai dasar untuk kemajuan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat.


