CIAMIS – Pemerintah Kabupaten Ciamis memperkuat sistem perlindungan anak dan pembenahan data evaluasi untuk mengejar kenaikan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) menuju kategori Madya. Langkah ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Gugus Tugas KLA di Aula Korps Pegawai Republik Indonesia Kabupaten Ciamis, Kamis (5/3/2026).
Rapat tersebut menghadirkan operator perangkat daerah untuk memastikan pengisian aplikasi evaluasi mandiri KLA berbasis data dan dokumen pendukung yang akurat. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yoyo, menekankan pentingnya fokus pada perlindungan nyata, bukan sekadar mengejar predikat.
“Ini harus menjadi perhatian kita bersama. Jangan sampai kita hanya fokus pada predikat, tetapi luput pada substansi perlindungan anak,” ujar Yoyo. Ia menambahkan evaluasi mandiri dilakukan untuk memperbaiki kekurangan dokumen eviden yang sebelumnya menyebabkan pengurangan poin KLA. “Jangan sampai salah informasi atau kurangnya dokumen pendukung membuat kejadian sebelumnya terulang kembali.”
Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Raden Ine Anggiasari, menjelaskan bahwa program KLA telah terintegrasi dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah. Beberapa indikator menunjukkan kemajuan signifikan, termasuk kepemilikan akta kelahiran anak yang mencapai 90,49 persen, meningkat dari 40,76 persen, dan layanan penanganan anak oleh instansi terkait yang mencapai 100 persen.
Meski demikian, tantangan tetap ada, seperti prevalensi stunting 20,3 persen, anggota Bina Keluarga Balita ber-KB 55,66 persen, dan rata-rata lama sekolah 8,23 tahun. Usia kawin pertama 19,8 tahun juga menjadi perhatian karena berkaitan dengan kualitas pengasuhan dan perlindungan anak.
Strategi Pemkab Ciamis menggabungkan perbaikan administratif dengan perlindungan substantif, sehingga predikat KLA tidak hanya menjadi penghargaan formal. Fokus pada pengasuhan keluarga, pemantauan tumbuh kembang anak, dan penanganan kasus kekerasan diharapkan menghasilkan manfaat nyata bagi anak-anak, memperkuat fondasi kesejahteraan dan produktivitas generasi muda di Kabupaten Ciamis.


